Pelatihan Siap Siaga Bencana (Psychological First Aid) di Kelompok Bermain Sanggar Kreativitas PKLP Ubaya
fakultas psikologi ubaya 15.03
31
Oktober 2018,
Tim SAC memberikan pendidikan siap
siaga di Kelompok Bermain Sanggar Kreativitas PKLP Ubaya. Kegiatan ini dimulai
dengan materi mengenai pengenalan bencana. Mulai dari gempa bumi, tanah
longsor, angin puting beliung, banjir, dan kebakaran. Kami juga memberikan
cara-cara yang harus dilakukan kegiatan menghadapi bencana tersebut dengan
mengajarkan lagu siap siaga becana.
Anak-anak terlihat cukup antusias.
Kegiatan pun berlanjut ke simulasi gempa. Peluit tanda bahaya pun dibunyikan,
semua anak langsung berbaris keluar kelas, berjalan menuju ke titik kumpul
(lapangan). Kemudian, kami pun mengajarkan cara relaksasi, senam tapping. Setelah itu, kami pun memberikan
peragaan mengenai pemadaman api saat kebakaran. Salah satu anak pun diberikan
kesempatan untuk mencoba. Anak-anak pun terlihat begitu senang. Setelah itu,
acara pun kami tutup dengan melakukan high
five pada tiap anak.
Semoga
bermanfaat dan ayo siap siaga adik-adik!
Stefany
Livia Prajogo
Pelatihan Siap Siaga Bencana (Psychological First Aid) di SD Margie Surabaya
disaster psychology 14.55
23
Oktober 2018,
Tim SAC memberikan pendidikan siap
siaga bencana di SD Margie Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa mulai
dari TK hingga SMA. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah penyuluhan di tiap
kelas oleh para fasilitator. Materi penyuluhan yang diberikan antara lain,
pengenalan tentang bencana, apa saja yang harus dilakukan ketika berada di
situasi gempa, angin puting beliung, dan banjir. Kemudian, dilanjutkan dengan
kegiatan simulasi gempa. Peluit tanda bahaya pun dibunyikan, semua anak
langsung diarahkan untuk berlari ke lapangan mengikuti jalur evakuasi yang
sudah disediakan.
Setelah anak-anak berkumpul di
lapangan, kami pun memberikan kegiatan relaksasi. Kegiatan relaksasi yang
dilakukan adalah senam tapping. Setelah
kegiatan selesai, anak-anak dibawa ke dalam gedung untuk diberikan materi
mengenai kebakaran dan belajar lagu siap siaga. Kegiatan ini pun ditutup dengan
foto bersama.
Semoga
bermanfaat dan ayo siap siaga !
Stefany Livia Prajogo
Sharing Forum : Pengenalan Potensi Bencana dan Pengurangan Risiko Bencana
fakultas psikologi ubaya 14.51
SAC
kembali lagi mengadakan sharing forum dengan
tema “Pengenalan Potensi Bencana dan Pengurangan Risiko Bencana”. Kegiatan ini
diadakan dua kali, yakni di tanggal 4 Oktober 2018 dan 18 Oktober 2018. Materi
disampaikan oleh Cindy Claudia, Agnes Claudia, dan Jauhar Helmi yang merupakan
mahasiswa psikologi angkatan 2015. Dalam kegiatan ini disampaikan macam-macam
cara perlindungan pertama dari gempa, angin puting beliung, kebakaran, dan
tanah longsor. Selain itu, ada juga kegiatan pengenalan dan cara memasang
tenda.
Semoga kegiatan ini
bermanfaat bagi teman-teman !
Sejenak juga, mari kita
berdoa untuk saudara kita di Lombok dan Palu...
Stefany Livia Prajogo
Sharing Forum : Pengindraan Jauh dan Pemanfaatannya di Bidang Psikologi
fakultas psikologi ubaya 14.51
20 September 2018,
Tim
SAC mengadakan kegiatan sharing forum
dengan tema “Penginderaan Jauh dan Pemanfaatannya di Bidang Psikologi”. Materi
disampaikan oleh Wiggy, mahasiswa Psikologi angkatan 2017 dan Bapak Listyo
Yuwanto. Dalam kegiatan ini disampaikan proses pembuatan geographic information system (GIS). Geographic information system (GIS) adalah sebuah sistem informasi
khusus yang mengelola data spasial (keruangan) (Intergrasia Utama, 2019).
Selanjutnya dijelaskan pula mengenai pentingnya GIS di bidang psikologi, seperti
membantu penempatan sekolah inklusi.
Semoga kegiatan ini
bermanfaat bagi teman-teman !
Stefany Livia Prajogo
Sumber :
integrasiautama.com/gis-geographic-information-system/
Pada
kesempatan kali ini, tim SAC bekerjasama dengan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika
Persada Bali untuk melaksanakan seminar nasional dengan tema peran ilmu
psikologi dalam pengurangan risiko bencana. Seminar ini diadakan di Kampus Institut
Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali pada 9 Agustus 2018. Seminar ini diadakan
dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan bencana kepada
masyarakat Bali. Hal ini dikarenakan Bali termasuk salah satu pulau yang rawan
bencana, namun jarang sekali adanya seminar ataupun pendidikan mengenai bencana
yang diselenggarakan di sana.
Kegiatan ini dibuka dengan penampilan tarian nan cantik khas
Pulau Bali. Selanjutnya, dilakukan perkenalan jalur evakuasi di gedung dan
sambutan yang dibawakan oleh Rektor IIK Medika Persada dan Wakil Dekan Fakultas Psikologi
Universitas Surabaya (Ubaya). Setelah itu, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh para
pembicara (keynote speaker), yakni :
1. Dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA, dengan
materi pendidikan kebencanaan,
2. Dr.
Setiasih, dengan materi keluarga siap bencana,
3. Dr.
Nurlaila Effendy, dengan materi penerapan psikologi positif pada konteks
bencana,
4. Listyo
Yuwanto, M.Psi., dengan materi paradigma baru psychological first aid
Tepat
pukul 12.00, setelah semua pembicara selesai membawakan materi, diadakan ISHOMA
(Istirahat, Sholat, Makan). Kejadian tak terduga pun terjadi, adanya gempa yang
menguncang pulau Bali. Kegiatan seminar ini pun diberhentikan selama 15 menit
dan kemudian dilanjutkan dengan sesi chamber.
Sesi chamber adalah sesi dimana para pemakalah
akan dibagi ke dalam beberapa kelas untuk mempresentasikan penelitian mereka.
Para peserta seminar boleh memilih ingin masuk dan mendengarkan presentasi para
pemakalah. Rangkaian kegiatan seminar ini ditutup setelah sesi chamber selesai.
Akhir
kata, SAC mengucapkan terima kasih kepada para pembicara (keynote speaker), para pemakalah, para peserta seminar, para
panitia, dan tentunya kepada Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali atas
kesempatan yang diberikan.
Ayo siaga bencana !
Stefany Livia Prajogo
Pada
16-18 Juli 2018, Layanan orientasi siswa (LOS) diadakan oleh Sekolah Dasar Katolik
Santo Aloysius Surabaya. LOS sendiri adalah sebuah kegiatan pengenalan
sekolah kepada para siswa baru sebelum
mereka benar-benar menjalani masa studi di sana. Pada kesempatan kali ini, Tim
SAC diundang untuk mengisi kegiatan LOS.
Kegiatan
LOS dimulai dari pengenalan tim SAC, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan
lagu “Aku Anak Sekolah” yang bermanfaat untuk mengenalkan anak-anak pada
pentingnya memiliki cita-cita. Setelah itu, anak-anak dibagi menjadi beberapa
kelompok (bercampur dari kelas 1 hingga 6, setiap kelompok juga memiliki 1 anak
OSIS). Setiap kelompok memiliki 1 fasilitator yang berasal dari tim SAC. Nama
kelompok yang digunakan adalah nama-nama makanan tradisional. Hal ini dilakukan
agar dapat membantu mereka mengenal budaya Indonesia, terutama di sisi makanan.
Kegiatan
LOS dilanjutkan dengan permainan outbond yang
terdiri dari 4 pos, dimana di tiap pos diajarkan nilai-nilai kerja sama dan
komunikasi. Anak-anak sungguh sangat antusias melakukan permainan tersebut.
Senyuman, tawa canda terlukis di wajah mereka. Pada akhir acara, pemenang tiap
pos dan best team diumukan. Aula pun
ramai penuh suara tepuk tangan dan teriakan kesenangan anak-anak.
Terima kasih SDK St.
Aloysius atas kesempatan yang telah diberikan.
Selamat menjalani
rutinitas sekolah, adik-adik !
Stefany Livia Prajogo









